Kamis, 05 November 2015

Tantangan Deteksi Con

Hello Historian......

Tantangan individu Deteksi Con
“Datang Dukung Poto Mading Deteksi Con Smadda”

Mulai tanggal 12-22 November 2015 insyaallah smadda akan mengikuti ajang kreatifitas anak muda dalam Deteksi Con di PTC. Nah sebagai anak smadda kalian kudu tunjukan jiwa nasionalisme dan militansi kalian untuk mendukung karya teman2 jurnalisme smadda ini.

Nah pak aries akan memberikan tantangan pada kalian dalam kegiatan ini.
Lakukan dan jawab soal-soal berikut :
1. Deteksi Con tahun ini bertemakan apa dan apa tujuan dari kegiatan acara ersebut ? Jangan lupa berkas poto kamu di depan logo acara Deteksi Con dilampirkan ya (dapat 10 point)
2. Silahkan mengunjungi stand mading smadda dan silahkan berikan komentar atau masukan mengenai mading yang telah dibuat kawan-kawan jurnalis smadda. Dan jangan lupa lampirkan poto kamu di depan mading milik smadda tersebut! (dapat 10 point)
3. Masukan potongan tiket kamu untuk mendukung mading milik smadda dan poto kegiaataan kamu saat memasukan tiket tersebut! (dapat 10 point)
4. Lampirkan Foto kegiatanmu (ada poto kamu di situ) dalam kegiatan berkunjung ke acara deteksi con tersebut ! Jangan lupa berikan ikustrasi poto kegembiraan kalian tersebut ! (dapat 10 point)
5. Tulis resume atau pengalaman kamu mulai dari berangkat kemudian yang kamu lakukan di PTC hingga kembali lagi ke rumah! Tulis yang kamu rasakan dan kesan atau pesan yang kamu daapatkan ! jangan lupa lampirkan poto unik kamu saat dalam perjalanan menuju atau pulang dari PTC ya ! (dapat 10 point)

Rabu, 04 November 2015

Workshop E-Learning untuk rakyat

Hello Historian......
Yg didapat dari Workshop E-Learning untuk rakyat (sabtu, 31 okt 2015) lalu.....
dan dapat buku nya bu Amiroh Adnan karena share tentang pengalaman menjadi ambasador quipperschool

Selasa, 03 November 2015

Contoh sosiodrama (dari sekolah lain)

Hello Historian......
Nich contoh sosiodrama dari sekolah lain.....


Metode Sosiodrama dan Bermain Peranan (Role Playing Method)

Hello Historian......

Writed by:  Hafiz Muthoharoh, S.Pd.I

Istilah sosiodrama dan bermain peranan (role playing) dalam metode merupakan dua istilah yang kembar, bahkan di dalampelaksanaannya dapat dilakukan dalam waktu bersamaan dan silih berganti
Sosiodrama dimaksudkan adalah suatu cara mengajar dengan jalan mendramatisasikan bentuk tingkah laku dalam hubungan sosial
Pada metode bermain peranan, titik tekanannya terletak pada keterlibatan emosional dan pengamatan indera ke dalam suatu situasi masalah yang secara nyata dihadapi
Kedua istilah ini (sosiodrama dan bermain peranan), kadang-kadang juga disebut metode dramatisasi. Hanya bedanyakedua metode tersebut tidak disiapkan terlebih dahulu naskahnya.

Contoh Membuat Historiografi Diri (Autobiografi)

Hello Historian......
contoh autobiografi diri sendiri
Autobiografi adalah tulisan tentang data diri seseorang, di mana tulisan tersebut di buat sendiri oleh yang bersangkutan. Jika ing melihat contoh Autobiografi lihat saja novel biasanya penulis novel akan menuliskan autobiografinya. Perbedaan antara Autobiografi dan Biografi adalah terletak pada cara penulisanya, di mana bila Biografi ditulis oleh orang lain, sementara Autobiografi di tulis oleh diri sendiri.

Apa itu Historiografi ?

Hello Historian......

Metode historis sebagai metode penulisan sejarah meliputi empat langkah, yakni heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Langkah keempat, yakni historiografi, merupakan wujud atau hasil karya dengan metode sejarah. Dalam materi Historiografi Indonesia kali ini akan dibahas tentang perkembangan historiografi (penulisan sejarah) di Indonesia.
Historiografi Indonesia
Karya sejarah Indonesia baik dari masa lampau sampai masa sekarang (dikenal dengan nama sejarah kontemporer) telah banyak ditulis, baik oleh sejarawan atau pemerhati sejarah bangsa kita sendiri, maupun bangsa asing. Dari berbagai penulisan sejarah Indonesia (historiografi Indonesia) dari berbagai zaman/masa, baik ditulis oleh bangsa maupun bahasa asing; maka penulisan sejarah Indonesia dapat dikelompokkan menjadi tiga, yakni:
a. historiografi tradisional,
b. historiografi kolonial, dan
c. historiografi nasional.