Selasa, 31 Juli 2018

Masuk Website nya Direktorat Sejarah

Hello Historian......
Jakarta – Sudah 6 hari Kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) pembina gerakan pramuka Saka Widya Budaya Bakti (SWBB). Seperti yang dikabarkan sebelumnya bahwa selain kegiatan belajar mengajar di kelas, peserta juga akan melakukan kegiatan-kegiatan praktek di luar ruangan.
Sardianus, selaku Pinsus (Pimpinan Kursus) KMD menjelasakan bahwa, selama 3 hari (16-18 Juli 2018) peserta telah menerima berbagai materi tentang Ke-Saka-an, dalam hal ini SWBB. Sementera itu, sejak tanggal 19 hingga 21 Juli 2018, peserta sudah harus melakukan praktek-praktek terkait dengan gerakan pramuka.

Ikutan Satya Widya Budaya Bakti dalam KMD 2018

Hello Historian......
Direktur Sejarah saat menyampaikan materi kepada peserta kegiatan
Memasuki hari kedua kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) Pembina Pramuka Saka Widya Budaya Bakti (SWBB), Triana Wulandari selaku Direktur Sejarah, Ditjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hadir untuk memberikan arahan kepada para peserta. Beliau yang juga sekaligus Koordinator Krida Bina Sejarah, dalam arahannya menjelaskan bahwa SWBB merupakan sarana dan wahana memupuk, mengembangkan, membina dan mengarahkan minat dan bakat generasi muda dalam memegang peranan mengembangkan pendidikan dan pelestarian budaya bangsa khususnya pendidikan anak usia dini, pendidikan masyarakat, kecakapan khusus, seni dan film, tradisi, sejarah, nilai budaya, cagar budaya dan museum yang semuanya ada dalam masing-masing krida. “SWBB adalah satuan karya yang strategis, karena memiliki krida-krida yang dapat menyentuh dan memudahkan para anggota pramuka mengisi dan mengembangkan potensi, kreasi, dan pengembangan karakter”, jelasnya lebih lanjut.

Inovasi Samisanov : Bertamu Dan Bertanya

Hello Historian......

Selasa, 24 Juli 2018

Belajar di Museum Kebangkitan Nasional

Hello Historian......

Museum Kebangkitan Nasional berada pada sebuah komplek bangunan peninggalan kolonial Belanda yang pernah dipergunakan sebagai tempat pendidikan kedokteran STOVIA (School Tot Oplending Van Inlands Astsen) yaitu sekolah kedokteran bumi putera.
Awal berdirinya pendidikan kedokteran di Indonesia ini, ada kaitannya dengan pemberantasan berbagai penyakit menular (tipes, kolera, disentri dan lain-lain) yang tersebar di daerah Banyumas dan Purwokerto pada 1847. Wabah penyakit tersebut tidak dapat diberantas oleh tenaga medis pemerintahan Hindia Belanda yang jumlahnya terbatas, begitu juga dengan cara pengobatan yang telah ada pada waktu itu (tradisional), sehingga ada usul dari Kepala Jawatan Kesehatan waktu itu Dr. W. Bosch untuk mendidik beberapa anak Bumiputra menjadi pembantu dokter Belanda.

Berkunjung ke Museum Sumpah Pemuda

Hello Historian......

Museum Sumpah Pemuda adalah sebuah museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang berada di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat dan dikelola oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. Museum ini dibuka untuk umum, setiap hari Selasa sampai dengan Jumat dari pukul 08.00 hingga 15.00 UTC+7, setiap Sabtu dan Minggu pada pukul 08.00—14.00 WIB, dan setiap hari Senin dan hari besar nasional, museum ini ditutup untuk umum.

Mengenalkan UH Ular-Ularan di Selasaan

Hello Historian......


Seminar Online Selasaan yang membahas tentang Evaluasi Pembelajaran menggunakan UH Ular-ularan yang merupakan salah satu dari bagian Inovasi yang dikembangkan dalam SAMISANOV (Satu Minggu Satu Inovasi). Bersama Pak Aries Prasetya akan dijelaskan secara detail bagaimana cara penerapan UH ini termasuk apa saja manfaat yang bisa didapatkan dari ulangan dengan metode seperti ini.