Jumat, 24 April 2015

Kehidupan Awal Masyarakat Indonesia

Hello Historian......


v Proses pembentukan bumi :

1. Zaman arkhaikum : Belum ada kehidupan disebabkan bumi masih panas & merupakan bola gas panas yang berputar pada porosnya
2. Zaman paleozoikum :
  Zaman ketika terdapat kehidupan makhluk pertama di bumi
  Disebut juga zaman primer (karena untuk pertama kalinya ada kehidupan)
  Terbagi menjadi beberapa tahap kehidupan :
Cambrium          : Kehidupan amat primitif seperti kerang dan ubur-ubur
Silur        : Hewan bertulang belakang seperti ikan
Devon      : Binatang jenis amfibi tertua
Carbon     : Binatang merayap jenis reptil
Perm        : Hewan darat, ikan air tawar dan amfibi

Tradisi Sejarah Masyarakat Indonesia Masa Praaksara & Masa Aksara

Hello Historian......



v Tradisi masyarakat Indonesia masa praaksara

A. Jejak sejarah yang historis : Jejak sejarah yang menurut para ahli memiliki  informasi tentang kejadian-kejadian historis, sehingga dapat dipergunakan untuk penulisan sejarah

B.  Jejak nonhistoris : Suatu kejadian pada masa lampau yang di dalamnya tidak memiliki nilai sejarah atau hanya merupakan kejadian semata, tidak ada kaitan dengan peristiwa sejarah

C. Jejak historis berwujud benda : Hasil budaya/tradisi di masa kuno
1) Zaman Paleolitikum (zaman batu kasar)

  Zaman hidup berpindah
  Pithecanthropus
  Mengumpulkan makanan (food gathering)
  Hidup di gua-gua
  Kebudayaan pacitan : Chopper (kapak penetak/kapak genggam). Stone culture (budaya batu)
  Kebudayaan ngandong : Bone culture. Kapak genggam, chalcedon (batu indah berwarna)

Dasar-Dasar Penelitian Sejarah

Hello Historian......



A. LANGKAH-LANGKAH DALAM PENELITIAN SEJARAH

1.   Heuristik Merupakan kegiatan yang berkaitan dengan upaya mencari dan menemukan data-data mentah yang sesuai dengan tujuan dari penelitian.
2.   Verifikasi Dalam hal ini, peneliti melakukan penyeleksian data yang ditemukannya melalui proses pengujian terhadap data-data tersebut, baik dari segi materi maupun isinya. Setelah data tersebut telah teruji kebenarannya maka akan dinilai apakah data-data tersebut relevan/sesuai dengan permasalahan yang hendak ditulis. Data yang telah teruji kebenarannya akan menjadi fakta sejarah.
3.   Interpretasi Adalah proses penafsiran dan merangkaikan unsur-unsur yang telah diperoleh dari tahap-tahap sebelumnya dengan tujuan untuk memperoleh kumpulan fakta yang memiliki arti dan menjadi dasar argumentasi/pendapat dari penulis sejarah.
4.   Historiografi Yaitu proses penulisan sejarah yang bertolak dari fakta-fakta yang telah teruji kebenarannya.

Kamis, 23 April 2015

Museum Sejarah Kota (Stedelijk Historisch Museum)

Hello Historian......
'Anak-anak dari Australia mengunjungi Stedelijk Historisch Museum tahun 1935

Sumber : KITLV'
Gagasan akan dibangunnya museum tentang sejarah kota Surabaya oleh Walikota Surabaya Ibu Risma patut diacungi jempol dan perlu didukung oleh masyarakat Surabaya. Berdirinya Museum Sejarah Kota ini diharapkan menjadi warna baru bagi masyarakat Surabaya tentang sejarah perkembangan kota Surabaya dari masa ke masa sehingga masyarakat semakin cinta dan mengenal sejarah kota Surabaya yang semakin hari semakin berkembang dengan pesat.

Filosofi Kebaya

Hello Historian......
Foto Surabaya Historical.
Kebaya merupakan jenis busana yang dipakai oleh kalangan wanita Jawa termasuk jawa timur. Biasanya disertai kemben dan kain tapih pinjung dengan stagen. Baju kebaya dikenakan oleh kalangan wanita bangsawan maupun kalangan rakyat biasa baik sebagai busana sehari-hari maupun pakaian upacara. Untuk busana sehari-hari umumnya wanita Jawa cukup memakai kemben yang dipadukan dengan stagen dan kain jarik. Sedangkan stagen dililitkan pada bagian perut untuk mengikat tapihan pinjung agar kuat dan tidak mudah lepas.

Sejarah Panggung Budaya di Surabaya

Hello Historian......
Foto Noer Satriawan.
Dahulu di akhir abad 19 serta di permulaan abad 20 telah lahir sebuah seni hiburan sandiwara di kota surabaya dan kota sidoarjo,opera sandiwara itu adalah Komedi stamboel dan Dardanella.Opera ini sangat populer di kalangan warga surabaya dan sekitarnya terutama kaum menengah dan menengah keatas,kala itu seni pertunjukkan panggung ini tergolong baru selain seni seni tradisional lainnya seperti ludruk,wayang kulit bahkan wayang orang.