Sabtu, 31 Oktober 2015

Tugas baru di Bab baru.....

Hello Historian......

Mengasah kebersamaan dengan seni pementasan kreatif (kelas XII dan XI)
dan Penulisan Sejarah Diri (Kelas X) Dalam PBM sejarah

Tugas Khusus kelas XII dan XI
Menyambut materi  di bab terakhir semester 1, pak aries ingin mengasah dan melihat kompetensi kalian dalam sosiodrama sekaligus melihat bakat2 akting anak SMA Negeri 22 Surabaya sekaligus mengorganisir pementasan (produksi). Maka lakukaan hal-hal sebagai berikut :
1.       Bagi kelas menjadi 3 kelompok besar
2.       Tentukaan materi yang dipilih oleh kelompok kalian (ingat materi tiap kelompok tidak boleh sama) dan harus bersumber dari bab terakhir (bab 3)
3.       Buat perencanaan untuk membuat pementasan berupa :

Update Nilai Sejarah (Rapot Sisipan)

Hello Historian......

Update nilai sejarah kelas XII, XI dan X yang dibimbing pak aries sampai dengan UTS (rapot sisipan)
silahkan download di link dibawah ini :
http://www.4shared.com/rar/jWHK4Wc2ba/Update_nilai_sejarah_sampai_Ra.html

Jumat, 30 Oktober 2015

Senyumanmu Semangat Buatku......

Hello Historian......
Tiga kegiatan dalam bingkai kegembiraan dan bertabur senyuman......
-sosialiasai quipper video bersama team Quippervideo Malik dan bu Namira Sy with team di sma negeri 22 surabaya
-nonton bareng di kelas apresiasi siswa thdp karya arci smadda (arek cinematografi sma 22 sby)
-pameran pendidikan di balai pemuda
Terima kasih buat senyuman nya karena itu modal dan doping untuk tetap selalu berkreasi dan berinovasi

Kamis, 29 Oktober 2015

Dibalik Peristiwa Sumpah Pemuda

Hello Historian......
 Sumpah Pemuda lahir dari Kongres Pemuda II yang digelar di rumah Sie Kong Liang, 27-28 Oktober 1928, di Jalan Kramat Raya 106, sekitar 1 kilometer dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Waktu itu, ada sekitar 700 peserta yang hadir, tetapi kenyataannya sekarang hanya 82 peserta yang tercatat. Artinya, sebagian tokoh yang berkiprah dalam sejarah ini justru luput tercatat.
Pada hari pertama kongres, sudah muncul yel-yel 'Merdeka!' dari para peserta sehingga penjagaan oleh petugas keamanan Pemerintah Hindia Belanda pada hari kedua kongres makin diperketat. Bahkan, ketika kongres pada hari kedua ditutup, petugas keamanan menyita semua dokumen, kemungkinan ada di antaranya daftar hadir sekitar 700 peserta," kata Bhakti Ari Budiansyah, anggota staf Bidang Edukasi dan Informasi Museum Sumpah Pemuda, di ruang kerjanya di Jakarta, Selasa (27/10/2015) pagi.

Kisah lain dibalik G 30 S

Hello Historian......
I
Kita pasti mengetahui nama Kapten Pierre Tendean , ajudan dari Jenderal AH Nasution yang jadi korban salah tangkap dalam peristiwa G 30 September 1965.
Tahukah anda ada kisah " kasih tak sampai " antara Pierre dengan seorang gadis cantik asal Medan yakni Rukmini Chaimin akibat peristiwa G 30 September 1965 .
Pierre yang berwajah tampan dan menjadi rebutan bagi gadis gadis di sekitar Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) Bandung ini, bertemu pertama kali dengan Siti Rukmini binti Chaimin saat sedang bertugas di Medan.
Gadis itu biasa dipanggil Mimin. Mereka diperkenalkan oleh muda-mudi disana. Gadis cantik asli Jawa yang tinggal di Medan itu berhasil mencuri hatinya. Mereka sudah menjalin hubungan yang serius,bahkan mereka berencana untuk menikah pada November 1965.